BONDOLPEDIA

Pixie cut

noun

  1. a woman’s short hairstyle in which the hair is cropped in layers, typically so as to create a slightly tousled effect.

Banyak yang gak tahu, rambut gw sekarang sudah tidak terurai panjang lagi. Potongan rambut gw yang sekarang adalah pixie cut, or I’d rather call ‘bondol’.

Adalah sebuah musibah yang mengharuskan gw potong super pendek seperti ini dikarenakan kesalahan proses treatment—yang entah siapa yang benar-benar bertanggungjawab dibalik segala chaos ini, either my self or the hairstylist (the disasterous ones)but I’m just trying to accept all of this crap I had to faced. Even. Up. Until. Now. Life goes on and surrender, my dear.

Memanjangkan rambut kembali memang bukan perkara mudah, perlu upaya yang ekstra meskipun rambut gw bisa dikategorikan sangat subur pertumbuhannya.

But with this pixie cut? Well, I wasn’t that sure either. In 25 years of living, I have never been this very short-cut hair before.

Sedikit kilas balik, gw pun yg awalnya masih denial cuma bisa nyengir-nyengir aja pas tau rambut gw super rusak (Iya serusak itu kayak sarang-whatever you can imagine) after treatment dan beberapa area pun hanya menyisakan beberapa mili helai saja dari folikel scalp, malam itu akhirnya gw nangis. Patahan beberapa area rambut pun gak sampai botak atau alopecia areata, tapi cukup membuat gw mentally crisis. Umur 25, bondol, harus internship antah berantah, belum lagi krisis perempun usia quater life lainnya. Anxiety attack beberapa kali jangan-jangan gak bakal numbuh rambut gw. Ya semuanya adalah risiko yang harus gw terima, mengingat 9 bulan terakhir ini gw treatment rambut berbagai macam mulai dari highlight rambut sampai relaxer hair treatment seperti keratine treatment.

Call me lebay, not everygirls in this world can pull off a bondol kind of hair like this one I have. But, fortunatelly, Alhamdulillahnya,gw ga dapet respon aneh-aneh atau ‘yah kasian’ atau ‘anjay kayak lesbi’ atau ‘kok aneh’. But I got a few ‘kamu cantikan rambut bob,mut’.

I can’t swear in this very homepage of mine but you guys know what’s inside my head.

Gw mencoba survive dengan bantuan nyokap gw yang nganterin gw ke salon terbaik untuk mengatasi kerusakan rambut gw dan ‘potong habis’ adalah solusi terbaik agar membuang rambut ‘mati’ yang hanya menghambat pertumbuhan rambut baru (I don’t have to mention the aesthetical wise, you guys know already). Gw, dibantu nyokap, dan temen nyokap— Tante Wawan, ke salon langganan si tante hari itu. And here I am, still alive with my bondol hair.

Long story short, gw berniat sharing ke teman-teman sejawat sekalian, hair treatment apa saja yang gw gunakan untuk merawat rambut dan upaya untuk memanjangkannya. Here they are:

  1. OGX Shampoo — Argan Oil of Morocco
  2. Fino Premium Touch by Shiseido & Optistraight Matrix Smoothing Hairmask.
  3. Hair Balm
  4. Erhair 7 days HairGrow Treatment
  5. Minyak Kemiri

For further, gw bakal deskripsiin efektivitasnya sejauh ini. Stay tune!

from left to the right: Argan Oil of Morocco Shampoo by OGX USA, Matrix Opticare Smoothing Hairmask, Fino Premium Touch by Shiseido, Hair Balm Serum from Poppy Salon, Minyak Kemiri.

Argan Oil of Morocco Shampoo by OGX USA

Priced: 166.000 rupiah

Shampoo ini gw beli karena udah se-desperate itu sih sama shampoo-shampoo over the counter di supermarket Indonesia. Emang dasar kodrat rambut butuh extra perhatian pake shampoo biasa ga ketolong buat menangani tekstur dan frizzy nya but this buddy helps. Rambut gw tumbuhnya jadi lembut banget, beda dari aftertaste shampooan pake merk-merk shampoo sebelum ini. Perkara lebat atau tidak jujur gw ga bisa begitu nilai karena rambut gw udah super tebel banget dari genetiknya. Anyway, shampoo ini juga terdiri dari beberapa varian lain dengan warna-warni packaging yang berbeda-beda jenisnya dan disesuaikan dengan kebutuhan rambut. Oh ya, shoutout to Syifa Rabiah, a dear friend, yang memperkenalkan merk ini jaman kita kuliah preklinik di kedokteran. Syifa owned the serum one, it works wonders as well. Gw ga inget dulu doi beli dimana tapi yang jelas dipurchase pas dia jalan-jalan ke UK/ US. Anyway, gw cuma beli di SHOPEE aja kok.

Oh ya, shampoo ini juga sulfate-free ( https://www.self.com/story/sulfate-free-shampoo )

Matrix Opticare Smoothing Hairmask & Fino Premium Touch by Shiseido

Priced: 99.000 and 155.000 rupiah

Ini juga gw beli di SHOPEE (tjuriga jangan-jangan shopee juga jual jodoh saking apa aja ada). Gw udah pake Matrix dari lama banget sih pas rambut gw masih panjang dan menurut gw hasilnya bagus banget buat even buat gantiin conditioner for everday use. Rambut jadi lebih easy to tamed, lembut, gak bundet dan gampang distyling. Oh ya, semenjak gw bondol, gw gak pernah ngeblow panas ataupun catokan karena bener-bener harus puasa dari styling tools tersebut supaya gak tambah damage.

Secondly, Fino ini bener-bener ter-holy grail! Gak sia -sia gw purchase product hair treatment dari brand Jepang ini karena hasilnya gak pernah mengecewakan. Formulanya yang rich and thick (bener-bener kerasa kayak nemplokin wax ke rambut), bikin rambut terasa 5x lebih sehat setelah pemakaian. Vredict-nya mirip sama Matrix, hanya saja jauh lebih baik. Gw sangat recommend ini sih meskipun volumenya gak sebanyak matrix.

Hair Balm Serum from Poppy Salon

Priced: 150.000 rupiah

Nah, ini dibeliin nyokap karena rambutku sudah se-emergency itu. There must have been a brand on the packaging, namun sayang dirahasiakan dari Tante hairstylist ku di Poppy Salon (se-rahasia negara itu karena doi purchase hand carry dari seminar salon). Gw udah pake produk ini hampir habis dan bener-bener bikin improved pertumbuhan serta tekstur rambut jadi lebih halus dan lembut. Jar nya botol kaca dan memberikan kesan luxurious. Teksturnya balmy slash cream dan wanginya aroma gingseng bikin relax pasca pengaplikasian. Kalo temen-temen berminat, silahkan japri aku karena cuma bisa di-purchase di salon Tante Poppy Tangerang.

Minyak Kemiri

Priced: 5000 rupiah

The Least, ZONK BANGET.

Suprisingly, gw gak cocok pake ini. Entah mungkin ada efek memanjangkan rambutnya, namun minyak yang kata orang-orang di kota dimana gw internship saat ini adalah holy grail malah membuat rambut gw kering dan kasar. Worth buying? maybe, buat teman-teman yang ingin menghitamkan rambut dan ga punya tekstur rambut dry/frizzy bisa mencoba produk ini.

Erhair HairGrow Serum

image from: erhastore.com

Priced: 180.000 rupiah (7 bottles/ 7 daycares)

Hair stimultant yang menurut klaim websitenya sebagai berikut:

HairGrow Serum dengan kandungan Kopexil dan ekstrak Panax Ginseng untuk mengurangi rambut rontok dan regenerasi rambut dengan cara meningkatkan sirkulasi darah dan menutrisi rambut.

Meskipun gw ga purchase shampoo nya, penggunaan erhair ini diklaim clinically proven pada pengujian terhadap pasien AGA (Androgenetic Alopecia) dalam perbandingan dengan placebo dan produk pembanding.

Jujur gw lumayan cheating dalm penggunaan serum ini, gw pakenya setengah botol per keramas dan sekarang sisa setengah botol. So far, so good— sangat efektif membantu kesuburan rambut dan wanginya enak banget untuk digunakan setelah pengeringan rambut 80%. Menurut gw pribadi, produk ini termasuk ‘gong’ yang paling terasa efektif nya dalam proses penumbuhan rambut selama sebulan terakhir ini.

And yeah, been a month+ since the ‘bondol’ tragedy and they has grown an INCH (2.5 cm) which is awesome. Bismillah, semoga Allah senantiasa memberikan gw kesabaran dalam memanjangkan rambut gw seperti sediakala. Better days are coming, right?

It’s just hair anyway!!!!!!!!!

Bonus:

Special thanks to kak Hannah Alrashid 🙂

A person who encouraged me in cutting my hair a pixie.