TIPSY TIPS: TIPS DAN TRIK PERAWATAN DIRI PASIEN KUSTA

Oleh : dr. Desica Natalisa S

Disupervisi oleh: dr. dr. Eka Komasari Sp. KK (Kepala SMF Kusta RSUP dr. SITANALA)

Dalam rangka memperingati Hari Kusta Sedunia tanggal 30 januari 2021 kemarin DERMAPAMINE berkolaborasi bersama RSUP dr. SITANALA  membahas tentang ‘Tips & Trik Perawatan Diri Pasien Kusta’

Topik ini penting untuk pencegahan cacat kusta pada penderita kusta di kemudian hari dan juga bermanfaat tidak hanya untuk penderita tetapi juga untuk tenaga kesehatan dan keluarga yang turut berperan dalam perawatan diri pasien kusta.

Sebelum kita masuk ke topik pembahasan, kita refresh sedikit ya tentang penyakit kusta.

  • Kusta disebabkan oleh Mycobacterium leprae, kusta merupakan infeksi granulomatosa kronik yang menyerang saraf tepi, kulit dan jaringan tubuh lainnya.
  • Transmisi penularan melalui droplet serta kontak erat dan lama pada kulit.
  • Data dari Global Leprosy Update tahun 2018 menunjukkan bahwa Indonesia menempati posisi ke-3 negara dengan kasus kusta terbanyak sejumlah 17.017 kasus.

Nah jadi apa yang perlu kita lakukan untuk menghindari terjadinya kecacatan lebih lanjut pada penderita kusta ?

Memeriksa

  • Memeriksa adakah luka, lecet, kemerahan, kulit kering dan pecah pecah, baal dan kelemahan otot

Melindungi

  • Melindungi kulit penderita kusta terhadap benda tajam, benda kasar, suhu panas, suhu dingin, dan gesekan.
  • Memakai kaca mata dan penutup mata saat tidur pada pasien dengan lagoftalmus.
  • Memakai celana panjang, sarung tangan, kaos kaki, dan sepatu yang menutup keseluruhan kaki, seperti sepatu boot.
  • Memilih alas kaki yang tepat (Empuk didalam, keras di bagian bawah supaya benda tajam tidak dapat tembus, tidak mudah terlepas dan juga tidak sempit).

Merawat

  • Rendam tangan dan kaki dalam air dengan suhu 25–27°C selama 20 menit setiap hari.
  • Menggosok bagian kulit yang terasa tebal dengan sikat yang lembut atau bisa memakai batu apung.
  • Dapat diberikan minyak kelapa atau pelembap lainnya untuk menjaga kelembapan. Pilihan yang terbaik adalah dengan Emolien.

Kenapa Harus Emolien?

Stratum korneum merupakan sawar kulit yang penting untuk mencegah kekeringan pada kulit. Emolien berfungsi untuk menghaluskan kulit melalui pengisian ruang antara lapisan korneosit sehingga terjadi hidrasi, melembutkan, dan menghaluskan kulit. Jenis emolien yang dapat digunakan antara lain petrolatum atau lanolin. Pengaplikasian emolien paling baik adalah saat kulit masih lembab yaitu segera setelah mandi, karena dapat mempertahankan kelembapan kulit yang terhidrasi.

Bagaimana jika terdapat luka pada orang dengan kusta?

Ramata (Rawat Mandiri Kusta) Kit

  1. Penting sebelum melakukan perawatan untuk cuci tangan/tindakan hand hygiene terlebih dahulu
  2. Bersihkan luka dan kulit sekitar dengan air dan sabun
  3. Siapkan larutan antiseptik misalnya nacl 0.9% atau dengan rivanol.
  4. Dengan menggunakan kassa, gunakan larutan tersebut pada daerah luka
  5. Kemudian oleskan salep antibiotik atau salep zinc oxide. pada area luka secara merata.
  6. Tutup luka menggunakan kasa kemudian rekatkan dengan plester. Lakukan pada semua luka.
  7. Istirahatkan kaki yang terdapat luka.

NOTE : Jika terdapat luka yang tidak sembuh dan memberat serta adanya penyakit penyerta lainnya sebaiknya berobat ke fasilitas kesehatan atau tempat rujukan kusta terdekat ya.

SUMBER :

  • Buku Program Dokter Umum. RAMATA KIT – RAWAT MANDIRI KUSTA
  • WHO. 2019. Leprosy Fact Sheet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/leprosy

Leave a Reply